Thursday, August 7, 2008

The Small Forest is Gone Forever....

Hutan lindung kecil ini akhirnya hilang untuk selama-lamanya....
(..klik di sini tentang hutan lindung ini sebelum di babat )
***
Sedih juga melihat hutan yang secuil ini juga di makan oleh rakusnya developer untuk mengeruk keuntungan tanpa peduli lagi dengan fasum yang mestinya diperuntukkan untuk warga yang memang sudah membeli rumah dan juga sekaligus suasana di komplek ini berupa hutan , jalan yang hijau.
***
Di bekas hutan lindung kecil ini akan di bangun Northpoints Centre, ruko untuk business yang akan menghubungkan Komplek Acropolis Selatan dan juga Zona Columbus di depannya. Dan tiang pancang serta infrastruktur bangunan sudah berlangsung . Komplek Northpoint tepat berada di bawah saluran tegangan tinggi. Bingung juga dengan kondisi ini, apa pembeli tak paham dengan lintasan tegangna tinggi yang nanti akan melintas menngangkang di atas bubungan ruko mereka ? Hmmm...
...tiang menara tegangan tinggi...
Pemandangan bekas hutan tepi sungai Telajung menghadap Zona Columbus. Bubungan atap yang terlihat adalah Komplek Depan Zona Columbus. (..keadaan sebelum di babat..klik di sini ) . Akhirnya impian untuk tetap bisa menikmati small forest di komplek hilang sudah...dan dunia tambah panas...

Dan dongkolnya lagi, kontraktor yang melakukan pembangunan di komplek ini sama sekali nggak pernah atau memang gak punya eco-friendly awareness. Contohnya tanah urukan ini di dorong dan di " dump " begitu aja sehingga sungai di bawahnya jadi buntuh . Paling tidak telah terjadio kerusakan pada saluran kecil itu. Padahal sekitar 4 bulan yang lalu sungai kecil itu dulunya cukup indah dan asri.

Keprihatinan lain yang menjadi penting adalah mengenai limbah dari komplek ruko ini. Karena sungai Telajung kecil ini nanti akan berada tepat di belakang ruko Northpoint ini. Jadi bisa di bayangkan nasib sungai ini beberapa tahun ke depan akan siap menjadi tong sampah terbesar...seperti nasib beratus anak sungai di Jakarta ???. Oh My green little river .... bye bye.......

9 comments:

Anonymous said...

Duh, prihatin juga dengan kondisi ini. bagaimana caranya supaya developer bisa agak peduli lingkungan hijau ya? Mudah-2an ini proyek terakhir. Kalau Hutan Lindung depan Eldorado kena juga, makin panas dong. Mudah-2an ga ya...
-penghuni Blok R.

Clement Hord said...

To Penghuni Block R,
Thank for your visit this blog, gimana lagi , mungkin perlu sebuah negosiasi warga dengan developer ttg hutan lindung atau fasum lainnya, karena green area nampaknya bakal terus di babat, denger kabar juga hutan kecil setelah ruka little china juga akan segera beralih fungsi..

Anonymous said...

Anonymous said....
Setahu saya lokasi yang dibelakang itu bukan North Point, tapi diperuntukan rumah east rembrant.

Irwan Joe said...

Bung Clement, urugan di lembah S. Telajung berasal dari Cluster Oscar di depan Columbus. Tapi small forest yang hilang berada di new cluster east rebrandt.
Sudah beberapa kali master plan LW dirubah. Masalahnya Dinas Tata Kota di Kabupaten Bogor SELALU memberi izin. You know what I meant, kan?

Anonymous said...

perumahan ku yg dulu hijau tlah berubah... mulai dari hiasan patung2x didepan dekat gerbang yg ilang, kini hutan hijau juga... tapi sebagai warga tetap tidak bisa berbuat apa2x...

atau apa ada yang bisa kita lakukan?

Sony said...

Sepertinya pengembang sudah kehabisan lahan. Semua lahan kosong (kavling, lahan hijau, dll) dibikin rumah atau ruko.

Mendingan menggusur pabrik di sebelah driving range, biar asepnya gak ngepul ke arah perumahan. Wuih, kalau pagi jam 7-8, terkadang asap ngepul hitam kelihatan dari jembatan layang Cileungsi. Duuhh, Legendaku..

Pabrik apa sih itu..

Sebaiknya kembali ke laptop (baca: master plan).

thanks,
http://legendawisata.site90.com/

Sekar said...

sedih banget,padahal dulu Legenda Wisata komplek perumahan yang nyaman,sejuk, banyak pohon rindang, tapi sekarang pohon-pohon itu berubah jadi ruko-ruko yang ga terlalu ramai
never forget it

Sekar said...
This comment has been removed by the author.
khalisa naura said...

Apalagi sekarang ya...abiis biis biiiss..